Senin, 30 Desember 2013

Kereta merupakan salah satu alat transportasi favorit masyarakat dunia. Angkutan ini kerap kali menyuguhkan pemandangan yang indah, sesuatu yang belum tentu mampu disuguhkan oleh alat transportasi lainnya. Berbicara tentang kereta, pasti juga berbicara tentang rel kereta. Berikut ini negara-negara di dunia yang memiliki jalur kereta terpanjang: 
1. Amerika Serikat – 226.427 Km pada 2007
Di urutan pertama, hadir Amerika Serikat yang pada 2007 memiliki 226.427 Km jalur rel. Pada masa lalu, jalur kereta di Negeri Paman Sam ini pernah mencapai 408.833 Km. Umumnya, kereta api di Amerika Serikat digunakan untuk angkutan barang. Dalam hal ini, ada 650 operator kereta barang yang pada tahun 2005 tercatat telah membawa hingga 1,5 milyar Ton-Mil barang. Adapun untuk melayani masyarakat yang ingin berpergian melintasi benua, dilayani oleh Amtrak, sebuah perusahaan nasional untuk kereta penumpang. Sedangkan kereta dalam kota, hanya tersedia di beberapa lusin area metropolitan. Meskipun begitu, jalur ini tidak terhubung satu sama lain sehingga tidak bisa digunakan untuk melintasi benua Amerika.



2. Rusia – 128.000 Km pada 2006
Rusia berada di urutan kedua yang pada 2006 memiliki 128 ribu Km jalur rel kereta api. Kereta api di Negara Beruang Merah ini dikelola oleh Russian Railways dan merupakan salah satu penopang perekonomian Rusia. Pada 2007, kereta api di rusia telah mengangkut 1,3 triliun penumpang dan 1,3 triliun ton barang. Pada tahun yang sama, industri kereta api rusia memiliki 19.700 lokomotif, 24.200 kereta penumpang, dan 526.900 kereta barang. Pada 2009, Rusia memiliki 86 ribu Km jalur kereta api untuk angkutan umum. Dari jumlah tersebut, setengahnya bisa dilalui oleh kereta listrik dan sebagian besar lalu lintas kereta yang 40 persen lebih di antaranya telah double-track, atau lebih.



3. China – 91.000 Km pada 2010

Transportasi kereta api adalah alat transportasi yang paling umum digunakan untuk perjalanan jarak jauh di China dan dikelola oleh Chinese Railway. Seluruh operasi kereta api dipegang oleh Kementerian Kereta Api yang merupakan bagian dari Dewan Negara Republik Rakyat China. Pada akhir 2010, total jangkauan jalur kereta api di Negara Tirai Bambu tersebut mencapai 91 ribu Km yang membuatnya menjadi negara ketiga jalur kereta api terpanjang di dunia. Pada 2009, Chinese Railway memiliki 603.082 kereta angkut barang, 49.355 kereta penumpang, dan 18.922 lokomotif. Dengan jumlah tersebut, terdapat 38 ribu kereta harian di China dengan 3.500 kereta penumpang di dalamnya. Pada 2008, Chinese State Council menyetujui 292 milyar Dollar Amerika untuk investasi rel kereta api hingga 2020. Ditargetkan, pada 2012 jalur kereta api negara ini mampu mencapai 110 ribu Km.



4. India – 64.215 Km pada 2011

Seluruh operasi kereta api di India ditangani oleh organisasi yang dimiliki negara, yaitu Indian Railways. Dengan rel kereta api yang memiliki panjang hingga 64.215 Km ini, Indian Railways mengelola kereta api dengan jalur terpanjang keempat di dunia. Setiap tahunnya, Indian Railways melayani 6 milyar penumpang dan lebih dari 350 juta ton barang yang melintasi 28 negara bagian dan daerah wilayah perserikatan. Indian Railways juga memberika pelayanan terbatas untuk Nepal, Bangladesh, dan Pakistan. Jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. Kereta api sendiri mulai diperkenalkan di India pada 1853 dan terus berkembang ketika Negara Hindustan tersebut meraih kemerdekaannya pada 1947.



5. Kanada – 57.216 pada 2007
Kanada telah mengembangkan sistem kereta api yang baik dan besar sehingga saat ini menjadi transportasi pengangkut utama. Ada 2 perusahaan utama yang memilki sistem transportasi angkutan lintas benua, yaitu Canadian National dan Canadian Pacific Railway. Adapun layanan untuk penumpang, disediakan oleh perusahaan mahkota federal, Via Rail. Tiga kota di kanada memiliki layanan kereta api komuter, yaitu Montreal yang dikelola oleh Agence métropolitaine de transport, Toronto yang dikelola oleh GO Transit, dan Vancouver yang dikelola oleh West Coast Express. Dengan panjang jalur mencapai 57.216, Kanda merupakan negara kelima yang memiliki jalur kereta terpanjang di dunia. Adapun 129 Km jalur mampu digunakan untuk kereta api listrik. (**)
 
sumber



Orignal From: 5 Jalur kereta terpanjang di dunia


Beijing – Seorang pelajar kolej mengancam membunuh diri dengan terjun dari bumbung bangunan sebuah klinik pembedahan plastik.

Pelajar berkenaan bertindak demikian selepas implan payudaranya ditanggalkan kerana masalah perubatan.

Dia berdiri di tepi bumbung Hospital Perubatan Kecantikan Fuhua selama beberapa jam, mengancam untuk terjun selepas gagal mendapatkan pampasan daripada klinik itu.

Anggota keselamatan bagaimanapun berjaya memujuknya supaya membatalkan niatnya itu.

Pelajar berkenaan sebeleum itu membuat pembedahan membesarkan payudaranya sebagai persediaan untuk temuduga bagi mendapatkan pekerjaan. Ramai pelajar wanita di China percaya peluang memperoleh pekerjaan lebih terbuka jika mereka mempunyai payudara besar.

Kebanyakan pusat kecantikan di negara berkenaan menyasarkan pelajar wanita yang hampir tamat pengajian dengan menawarkan diskaun sehingga 65 peratus untuk menjalani pembedahan membesarkan payudara bagi meningkatkan peluang mereka untuk mendapat pekerjaan. – Agensi

Minggu, 29 Desember 2013

Sebagai kota lama dan tua dengan banyak kawasan pecinan, daerah Jombang di Jawa Timur memiliki beberapa kelenteng yang konon  usia bangunannya sudah mencapai ratusan tahun.Dengan berbagai keunikan pada bangunan kelenteng dengan berbagai kisahnya, kelenteng-kelenteng itu menjadi tempat peribadatan dan  wisata religi bagi umat Tri Darma.

Kelenteng-kelenteng itu adalah Kelenteng Boo Hway Bio, Kelenteng  Hok Liong Kiong dan kelenteng Hong San Kiong.


1. Kelenteng Boo Hway Bio Di Mojoagung

Mojoagung adalah sebuah kota kecil di kabupaten Jombang - Jawa Timur. Di daerah ini di  kawasan  pusat kotanya dengan  terdapat alun-alun kecil , saya menjumpai bangunan kelenteng. Kelenteng itu memiliki gerbang  yang berukuran cukup kecil. Pada gerbang yang di bagian atasnya terdapat ornamen sepasang naga itu tertulis nama Kelenteng yaitu Boo Hway Bio.


Di halaman depan kelenteng tampak dua menara untuk mebakar kertas-kertas doa. Bentuk menara itu cukup unik karena seperti botol dengan ornamen burung Hong (Phoenix ) pada sisi kanan dan Naga pada sisi kiri.

Walau berukuran mungil, namun kelenteng Boo Hway Bio yang dibangun pada tanggal 6 Lak Gwee atau 6 Juni 1928 ini ternyata memiliki banyak keindahan. Kelenteng ini memiliki  tuan rumah sesembahan yaitu San Ci Kung yang merupakan Dewa Penolong.
 
Memasuki kelenteng ini saya berjumpa dengan Pak Heri, petugas kelenteng, yang dengan ramah mengijinkan  saya membuat reportase dan foto-foto tentang kelenteng Boo Hway Bio.  

Seperti pada kelenteng lainnya, pada bagian depan kelenteng ini terdapat hiolo yang terbuat dari kuningan dengan ornamen sepasang naga. Sepasang lampion dan tulisan berhruf Tiongkok menghiasi di sekitar pintu masuk ruangan kelenteng utama.


Yang menarik, di samping kanan dan kiri pintu masuk ruangan utama kelenteng itu terdapat relief bergambar kisah Delapan Dewa. Gambar pada relief itu tampil beraneka warna dengan gaya ala komik.

Relief bergambar harimau dan naga juga menghiasi ruangan depan ini. Begitu juga dengan pilar-pilar yang berhias ornamen naga. 


Memasuki ruangan kelenteng utama pada balik kedua daun pintunya  terdapat ornamen berupa gambar Dewa Penjaga Pintu .


Di dalam  ruangan utama inilah terdapat altar sesembahan dengan arca Dewa San Ci Kung. Selain itu juga terdapat altar lainnya dengan arca dewa-dewa pendamping lainnya.

2. Kelenteng Hok Liong Kiong Di Kota Jombang


Selain Kelenteng Boo Hway Bio di kecamatan Mojoagung dan Kelenteng Hong San Kiong di kecamatan Gudo, di Kabupaten  Jombang – Jawa Timur juga ada kelenteng lainnya. Kelenteng itu bernama Hok Liong Kiong Kelenteng ini berada di pusat kota tepatnya di Jalan R.E.Martadinata no 72  - Jombang.

Berada di tepi jalan raya, bangunan gerbang kelenteng ini cukup menarik perhatian. Pada bagian tengah gerbang di sisi depannya terdapat ornamen bergambar Yin Yang, Swatika dan genta Rohani sebagai  Lambang Tri Dharma.
Sebaliknya  pada papan kayu di bagian tengah di sisi belakangnya  terdapat ornamen bergambar kisah Delapan Dewa. Sedangkan pada bagian atas gerbang  terdapat ornamen berupa sepasang burung Hong ( phoenix ).

Memasuki halaman kelenteng terdapat sebuah panggung mini untuk mementaskan wayang Potehi. Di sebelah kiri  bangunan kelenteng terdapat menara untuk membakar hio, yuswa dan kertas doa. Menara itu setinggi sekitar 3 meter dengan warna dan ornament yang menarik.

Pada halaman luar di bagian depan kelenteng  terdapat dua ornamen berbentuk patung singa Kilin yang berwarna abu-abu. Sebenarnya di samping kanan halaman luar kelenteng ini juga ada ronamen patung lainnya yang saya tidak diijinkan untuk memotretnya.
 
Di belakangnya tampak hiolo yang terbuat dari kuningan dan digunakan oleh umat kelenteng untuk meletakkan hio dan yuswa yang telah dinyalakan
  

Dua buah ornamen berbentuk arca Wee Tie Kiong  berada di samping kanan dan Tjin Siok Poo di samping kiri pintu masuk kelenteng.
Kedua arca itu mengingatkan saya pada arca dengan sosok yang serupa di kelenteng Poo An Kiong di Blitar.

Selain itu pada dinding depannya juga terdapat lukisan klasik kuno yang berwarna . 
Lukisan itu mengingatkan saya pada gaya dan bentuk lukisan yang serupa di kelenteng Tjoe Tik Kiong di Pasuruan  
=======================================================================

Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :

Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Cara Mudah Membuat Toko Online
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog  
OLeh-oleh Khas Tuban 

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukinsan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur

Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan

Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur

Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono

Kisah Batu Kodok Di Lamongan

Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan



Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe

Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta


Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 


Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk


Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 

Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong

Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio

Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 

Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio


Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  

Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 


Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga


Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 

Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo

Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban

Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 

Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 


Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro

Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya

Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 

Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung

Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 

Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri 
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya 

Sisi Lain Monumen Tugu Pahlawan Surabaya 
Ragam Kapal dan Perahu Tradisional di Lamongan 
Sosok Dokter Perintis Museum SANTET  
Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya 
Pura Mandara Giri Semeru Yang Megah Di Lumajang

Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 

Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang 
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo

Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Legenda Tank Amfibi Peninggalan Belanda Di Ranu Grati 
 
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Pameran Foto Bol Brutu di House Of Sampoerna 
Makam Siti Fatimah Binti Maimun Yang Unik 
Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
Tradisi Bubur Suruh Di Makam Sunan Bonang
Buah Kenitu Yang Nikmat Dan Segar 
Kesenian Jaran Bodag Yang Eksotis dari Probolinggo

Bertemu Bajak Laut Di Lamongan
Indahnya Pasar Bunga Kayun Di Surabaya
Wisata Laut Tuban Yang Mengecewakan
Makam Panjang 9 Meter di Gresik
Arca-arca Kuno Di Pemandian Banyu Biru  

 Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog

 Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2

Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 

Mengenal Karakter Pemasang Iklan Di Blog  

Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
================================================================

3. Kelenteng Hong San Kiong Di Gudo 



Kelenteng ini diperkirakan berdiri pada abad 17 dan merupakan klenteng tertua di Jombang. Bangunan Kelenteng  berdiri di atas lahan seluas 16,200 m2 dengan luas bangunan 3,500 m², Hong San Kiong, demikian nama klenteng inl merupakan simbol asimilasi antara warga pribumi dan pendatang etnis Tionghoa di Jombang.Klenteng ‘Hong San Kiong’  terletak di Desa Gudo, Kecamatan Gudo, Jombang.

Menariknya, yang datang kesana untuk berobat tidak hanya dari umat kelenteng saja, tetapi juga penganut agama lainnya yang sedang  membutuhkan pengobatan.

Warga etnis Tionghoa di sekitar klenteng Hong San Kiong ini juga ada yang piawai membuat Barongsai. Salah satu kesenian asli warga keturunan Tionghoa, Bahkan karya mereka sudah dipergunakan oleh komunitas-komunitas barongsai di seluruh Indonesia.

 
Lokasi Klenteng ‘Hong San Kiong’ memang tepat berada di tengah-tengah pemukiman penduduk. Namun sejak berdiri -sekitar ratusan tahun silam-, interaksi dengan penduduk sekitar nyaris tidak pernah ada masalah. Salah satu penyebabnya, karena pada saat-saat tertentu, pihak pengurus klenteng selalu ‘melibatkan’ warga. 

Di dalam bangunan tempat ibadah bernuansa kemerahan itu, terdapat beberapa penghuni (Dewa). Sebagai tuan rumah di kelenteng ini adalah Kong Co Kong Tik Tjoen Ong. Letak altarnya  berada di tengah-tengah ruangan depan.

 
Di sebelah kirinya terdapat Kong Co Hong Tik Tjoen sing atau lebih dikenal dengan sebutan Dewa Bumi. Sedangkan di sebelah kirinya ada Dewa Langit atau Kong Co Hyang Thian Sing Tee.

Sementara di sebelah kanan altar Tuan Rumah, ada Dewa Kebenaran/keadilan yaitu Kwan Sing Tee Koen. Di bawah ‘peraduan’ Dewa Tuan rumah terpampang kendaraan Kong Co Kong Tik Tjoen Ong bernama Bing Hoe Ciang Koen. 
 
Sejak berdiri sampai sekarang klenteng Hong San Kiong memang memiliki fungsi ganda yaitu untuk ibadah sekaligus penyembuhan. Tentu hal itu  berlaku bagi mereka yang masih percaya dengan ‘kekuatan’ para penghuni klenteng.








BUKIT SENAYAN - Sebuah kedai makan di Taman Bukit Sendayan, dekat sini, dikesan ‘menyelitkan’ karaoke dangdut berunsur ghairah sehingga awal pagi pada setiap hari bagi menarik pelanggannya.

Tinjauan wartawan mendapati, kedai makan yang terletak jauh dari penempatan penduduk ini umpama kelab malam terbuka dan ‘padat’ dengan pengunjung pelbagai peringkat umur.

Hampir setiap malam puluhan kenderaan dipakir di tepi jalan berkenaan yang menjadi lokasi warga emas dan pertengahan umur, lelaki dan perempuan melepaskan geram dengan berkaraoke sambil menari.

Terdapat pentas lengkap dengan sistem audio dan lampu ibarat berada dalam disko selain dua khemah dipasang memuatkan meja serta kerusi yang cukup untuk menampung 100 pengunjung dalam satu-satu masa.

Premis terbabit beroperasi seawal jam 5 petang sehingga jam 4 pagi, manakala waktu karaoke bermula jam 9 malam dan hanya bermodalkan RM5, pelanggan boleh menyanyi untuk tiga lagu atau satu lagu RM2.

Bagi mereka yang pertama kali datang pasti terkejut dengan suasana meriah ini dengan kebanyakan lagu dinyanyikan berirama dangdut selain irama 60-an dan moden.

Tinjauan mendapati, perlakuan pelanggan lelaki dan perempuan yang berkaraoke sambil menari di pentas terbuka agak kurang sopan di depan anak kecil selain klip video dipaparkan mengandungi aksi erotik penyanyi dangdut dari negara seberang.

Tanpa segan silu mereka bergelek walaupun kebanyakannya di usia senja dan lebih menjengkelkan ada pelanggan wanita yang bertudung turut menari.

Ketika ditanya, kumpulan wanita terbabit spontan menjawab mereka ibu tunggal dan tiada siapa melarang.

Didapati ramai antara mereka pelanggan tetap kerana mengenali antara satu lain, malah kehadiran wartawan buat pertama kalinya menjadi perhatian mereka.

Seorang pelanggan tetap yang mahu dikenali sebagai Nor, 50, berkata, paling kurang dalam seminggu dia berkunjung ke kedai makan itu sebanyak tiga kali.

Katanya, dia berkunjung ke situ untuk menghilangkan kebosanan selain bayaran untuk karaoke adalah murah.

“Di sini tiada bezanya dengan kelab dangdut dan saya seronok kerana ramai antara pelanggan di sini sudah menjadi kawan. “Di sini tiada jualan minuman keras, tetapi ada juga pelanggan yang minum minuman keras yang dibeli dari luar. “Pemilik premis sering mengingatkan pelanggan supaya tidak mengambil minuman keras atau dadah kerana bimbang diganggu pihak berkuasa,” katanya.(metro)

Sabtu, 28 Desember 2013

Salam semua,

Bersih Batal Demo Di Dataran Merdeka

KUALA LUMPUR – Bersih 3.0 tidak akan berlangsung di Dataran Merdeka.
Ini bererti, penganjur akur dengan arahan Mahkamah Majistret Kuala Lumpur yang melarang sesiapa memasuki Dataran Merdeka bermula tengah malam ini sehingga 1 Mei.
Pengerusi Bersama Bersih 3.0, Datuk S Ambiga membuat kenyataan untuk akur itu dalam satu sidang media petang tadi.
“Kita tidak akan langgar perintah itu … Kita akan berkumpul di tempat-tempat perhimpunan yang tidak disebut dalam perintah itu (melarang kumpulan dan orang awam), dan bergerak sehampir mungkin ke Dataran,” katanya.
Pendirian terbaru Ambiga itu agak berbeza dengan kenyataan awalnya yang menolak perintah itu dan tetap mahu membuat perhimpunan duduk dan bantah di Dataran Merdeka.
Ketua Polis Kuala Lumpur, Datuk Mohmad Salleh dilaporkan berkata, sesiapa yang diberkas kerana mengingkari perintah mahkamah boleh ditahan dan didakwa mengikut Seksyen 188 Kanun Keseksaan yang membawa hukuman denda sehingga RM2,000 atau enam bulan penjara atau kedua-duanya.
Datuk Bandar Kuala Lumpur, Datuk Ahmad Fuad Ismail pula berkata, jika wujud suasana huru-hara atau kacau-bilau esok, maka penganjur Bersih 3.0 perlu bertanggungjawab. [MyNewsHub]



APABILA melihat video ini, mungkin ada pihak yang rasa ia ‘cool’.
Apa tidaknya, si pelaku dengan bangganya menunjukkan ‘cara’ untuk mengelakkan diri daripada membayar tol, siap keluar perkataan lucah lagi.
Tetapi ada pihak merasakan inilah contoh sikap manusia yang hanya mahukan keselesaan memandu tetapi enggan mengeluarkan duit dari poketnya.
Semuanya mesti selesa, semuanya mesti percuma.
Anda rasa macam mana? MyNewsHub

Jumat, 27 Desember 2013

27 Okt 2013
Solat sebelum perlawanan bermula. Jelas ini rahsia sebuah kejayaan. Tauladan yang baik untuk kita semua. Marilah solat dan marilah menuju kejayaan.
Solat sebelum perlawanan bermula. Jelas ini rahsia sebuah kejayaan. Tauladan yang baik untuk kita semua. Marilah solat dan marilah menuju kejayaan. Berapa LIKE untuk Piya, pemain tengah Kelantan ini? 
sumber

Igor Lukšić
Perdana Menteri Montenegro Igor Lukšić
Kepala Pemerintahan Termuda di Dunia
Koalisi bentukan Milo Đukanović (Menteri Pertahanan Sementara periode 5 Juni 2006–10 November 2006 dan Presiden Montenegro periode 15 Januari 1998–25 November 2002 serta Perdana Menteri Montenegro periode 15 Februari 1991–5 Februari 1998, 8 Januari 2003–10 November 2006, dan 29 Februari 2008–29 Desember 2010) meraih sukses dalam dua kali pemilu di Montenegro. Pada pemilu yang dilaksanakan tanggal 10 September 2006, Koalisi Eropa Montenegro (Koalicija za Evropsku Crnu Goru atau Coalition for a European Montenegro) mendapatkan 164.737 (48,62%) atau 41 kursi parlemen. Sementara, saingan terdekatnya, Serb List (Srpska lista) mendapatkan 49.730 (14,68%) atau 12 kursi. Gabungan
partai politik yang terdiri Partai Sosial Demokrat Montenegro (SNP), Partai Rakyat (NS:Narodna Stranka atau People’s Party) pimpinan Predrag Popović, dan Partai Demokrat Serbia (DSS: Demokratska srpska stranka atauDemocratic Serb Party) pimpinan Ranko Kadić meraih 47.683 (14,07%) atau 11 kursi. Partai baru, Gerakan untuk Perubahan (PzP: Pokret za Promjene atau Movement for Changes) pimpinan Nebojša Medojević justru membuat kejutan dengan mendapatkan 44.483 (13,13%) atau 11 kursi. Satu partai koalisi dan tujuh partai peserta pemilu lainnya meraih kurang dari 5 kursi di parlemen.
Koalisi partai pimpinan Milo Đukanović kembali meraih kemenangan mayoritas dalam pemilu awal tanggal 27 Januari 2009. Koalisi terdiri dari Partai Demokrat Sosialis Montenegro (Demokratska Partija Socijalista Crne Gore atau Democratic Party of Socialists of Montenegro) yang berkuasa dan dipimpinnya sendiri dengan tiga partai lainnya, yaitu Partai Sosial Demokrat Montenegro (Socijaldemokratska Partija Crne Gore atau Social Democratic Party of Montenegro) pimpinan Ranko Krivokapić (Presiden Parlemen Montenegro sejak 3 Juni 2003), Croatian Civic Initiative (HGI: Hrvatska građanska inicijativa) pimpinan Marija Vučinović, dan Partai Bosnia (Bošnjačka Stranka atau Bosniak Party) pimpinan Rafet Husović.
Hasil pemilu yang resmi diumumkan pada 29 Maret 2009 tersebut memperlihatkan, partai berkuasa, Koalisi Eropa Montenegro meraih 168.290 (51,94%) suara atau 47 dari 81 kursi parlemen. Koalisi SNP dan Partai Sosial Demokrat Montenegro mendapatkan 54.545 (16,83%) atau 8 kursi. Demokrasi Serbia Baru (NSD: New Serb Democracy atau NOVA: Nova srpska demokratija) pimpinan Andrija Mandić memperoleh 29.885 (9,22%). Koalisi PzP dan We Can pimpinan Nebojša Medojević mendapatkan 19.546 (6,03%) atau 5 kursi. Duabelas partai politik dan gabungan partai politik lainnya hanya mendapatkan kurang dari 10.000 suara dan tidak mendapatkan kursi di parlemen. Dari jumlah pemilih terdaftar sebanyak 500.000 hanya diikuti sekitar 66,19 persen pemilih atau hanya sekitar 329.818 pemilih. Kemenangan tersebut menghantarkan Milo Đukanović sebagai Perdana Menteri kembali.
Dalam masa jabatan ketiga, Milo Đukanović memilih mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri pada tanggal 21 Desember 2010. Sepeninggal Đukanović, partainya mengusulkan Igor Lukšić yang menjabat Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan untuk memimpin pemerintahan selanjutnya. Lukšić resmi mengambil alih pimpinan pemerintahan setelah disetujui Parlemen Montenegro pada 29 Desember 2010. Penunjukan Lukšić sebagai pimpinan pemerintahan (Perdana Menteri) menempatkannya sebagai pimpinan termuda di dunia dengan usia 35 tahun. Sementara, Atifete Jahjaga yang menjabat Presiden Kosovo sejak 7 April 2011 sebagai pimpinan negara termuda wanita.
Pimpinan Pemerintahan Termuda di Dunia
Igor Lukšić lahir di Bar, Yugosliavia (kini Montenegro) pada tanggal 14 Juni 1976. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan sekolah menengah di kota kelahirannya. Keluarga Lukšić (dari ayah kedua di pihak ibu) berasal dari daerah Montenegro tua. Latar belakang keluarganya mengikuti pola klasik dari kelas menengah Yugoslavia. Seorang kakeknya bekerja sebagai masinis kereta api dan seorang lainnya sebagai kapten tentara yang bergabung menjadi Partisan saat Italia menduduki Montenegro pada tahun 1941. Ayahnya bekerja sebagai seorang insinyur laut dan kemudian menjabat direktur teknis di perusahaan pelayaran Bar yang pernah mengorganisir kapal penyelamatan Montenegro dan lain-lain dari Libya. Ketika tumbuh menjadi  dewasa, dia ingin berkarir dalam misi diplomatik atau kedokteran sebelum kemudian belajar ekonomi di Universitas Montenegro.
Pada 10 Juni 1998, dia lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Montenegro di Podgorica dan belajar di Academy Diplomatik Wina pada tahun 1999. Pada 3 Oktober 2002, dia menyelesaikan studi pascasarjana. Gelar Master diperolehnya dengan judul skripsi “Spontaneous Order and Transition” (Orde Spontan dan Transisi) dari Universitas Montenegro. Pada 10 September 2005, dia meraih gelar  PhD dengan tema “Transition – the Process of Achieving Economic and Political Freedoms” (Transisi – Proses Mencapai Kebebasan Ekonomi dan Politik). Ia menikah dengan Natasha dan memiliki tiga anak (anak-anak perempuannya bernama Sofi dan Daria serta Aleksej, anak laki-lakinya). Selain berbicara dalam bahasa asli Montenegro, ia fasih berbicara dalam bahasa Inggris, Perancis, dan Italia. Luksic memiliki blog dalam Montenegro dan Inggris.
Pertama kali dia terpilih menjadi anggota Parlemen Montenegro pada tahun 2001. Selama periode Januari-April 2003, ia menjadi penasehat Public Relation (PR) Perdana Menteri. Pada Maret 2003-Februari 2004, ia menjabat Wakil Menteri Luar Negeri Serbia dan Montenegro. Ia diangkat sebagai Menteri Keuangan pada 16 Februari 2004. Sebagai Menteri Keuangan, dia menampilkan sebagai sosok reformis yang pro-bisnis. Berkali-kali menyatakan bahwa dia percaya pada kekuatan kewirausahaan dan kepemilikan. Dia menganjurkan privatisasi untuk menyelamatkan dan memodernisasi pekerjaan di Montenegro.
Dengan peekonomian yang kecil dan terbuka, Montenegro terguncang oleh resesi pada akhir tahun 2000-an hingga tahun 2008. Pendapatan anggaran praktis runtuh dengan berkurangnya pemasukan dari sektor pariwisata. Pemerintah Montenegro menjadi semakin bergantung pada sumber-sumber donor asing untuk membiayai pengeluarannya. Kemudian, pemerintah menerbitkan Eurobonds pada September 2010 dan dianggap sukses besar serta dipandang sebagai bukti kepercayaan sektor keuangan Montenegro. Permintaan investor untuk sekuritas pemerintah Montenegro meningkat jumlahnya mencapai tiga kali lebih tinggi dari yang ditawarkan. Departemen Keuangan di bawah kepemimpinannya mengeluarkan sepuluh tahun obligasi senilai 200 juta Euro pada tingkat suku bunga tetap sebesar 7,85 persen. Berbagai isu muncul setiap saat bahwa Departemen Keuangan juga mencari kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF: International Monetary Fund), namun pejabat pemerintah, termasuk sang menteri selalu berbicara tentang hal itu dalam berbagai kesempatan. Dengan mengeluarkan Eurobonds, pemerintah mampu menghindari kemungkinan tersebut.
Igor Lukšić telah lama dipandang sebagai penerus mantan Perdana Menteri sekaligus Kepala Negara Milo Đukanović. Sebelum mengundurkan diri dari jabatan pimpinan pemerintahan, Lukšić merupakan calon pertama pengganti meskipun Đukanović kembali menduduki jabatan Ketua Partai Demokrat Sosialis. Kemudian, Željko Šturanović (Perdana Menteri periode 10 November 2006–29 Februari 2008) mencalonkannya sebagai Perdana Menteri karena dipandang dapat berkompromi dengan Đukanović dan Svetozar Marović (Perdana Menteri periode 7 Maret 2003–3 Juni 2006 dan Presiden Montenegro periode 7 Maret 2003–3 Juni 2006). Nama yang disebut terakhir merupakan tokoh lain DPS yang segenerasi dengan mereka. Lukšić tetap mempertahankan jabatan sebagai Menteri Keuangan di kabinet baru. Karena faktor kesehatan, dua tahun kemudian, Sturanovic mengundurkan diri dan Đukanović kembali menajabat Perdana Menteri. Sementara, Lukšić diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri.
Sejumlah kontroversi internasional terus mengarah pada pribadi sang Perdana Menteri dan Đukanović dipandang menghambat proses menuju integrasi Uni Eropa Montenegro. Empat hari setelah Montenegro sebagai calon resmi pada 21 Desember 2010,  Đukanović mengundurkan diri. DPS secara bulat mencalonkan Lukšić untuk menggantikan Đukanović. Pada 29 Desember 2010, Parlemen Montenegro melakukan pemungutan suara akhir menyangkut masalah itu. Terpilihnya Lukšić sebagai perdana menteri menempatkan Đukanović tetap sebagai Ketua DPS seperti yang dilakukan dalam pemerintahan Šturanović ketika itu.
Semenjak diangkat menjadi Perdana Menteri, jabatan Menteri Keuangan yang disandang sejak 16 Februari 2004 ditinggalkan pada 29 Desember 2010. Kabinet pimpinannya terdiri dari dua Wakil Perdana Menteri, yaitu Dusko Markovic (Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman) dan Vujica Lazovic (Wakil Perdana Menteri dan Menteri  Informasi Masyarakat dan Telekomunikasi). Ke-15 pejabat lainnya memimpin departemen-departemen. Departemen Luar Negeri dan Integrasi Eropa dijabat politikus senior kelahiran Žabljak (Republik Sosialis Montenegro), Milan Roćen yang menjabat sejak 10 November 2006.
Pemilihan tersebut menjadikan dia sebagai perdana menteri termuda di dunia. Sejumlah tantangan sedang menghadang seperti modernisasi masyarakat dan melaksanakan reformasi, tetap menjaga stabilitas politik negara dan menghormati kebijakan yang ditetapkan pemerintahan sebelumnya. Terlepas dari pernyataan bahwa keputusannya akan independen dan tidak terpengaruh oleh mantan Presiden sekaligus mantan Perdana Menteri Milo Đukanović yang dianggap sebagai boneka. Dia menepis anggapan bahwa Montenegro masih dijalankan dari balik layar oleh Đukanović. “Saya bertanggung jawab ketika merasa perlu berkonsultasi dengan banyak orang. Tapi tidak akan menerima jabatan itu jika saya harus menanggung semua tanggung jawab dari keputusan yang dibuat di tempat lain.”
Dalam wawancara pertamanya dengan media asing, kantor berita Reuters, Lukšić berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan jelas, tepat, dan memberantas korupsi. “Rakyat Montenegro telah mengandalkan sepanjang seluruh sejarah pada kepribadian kuat,” katanya. Salah satu prioritas utamanya adalah untuk mencapai keanggotaan Montenegro di Uni Eropa secepat. mungkin. Untuk mempercepat proses, dia menuntut perubahan dalam nilai-nilai dalam masyarakat dan lebih berinisiatif. “Pemerintah tidak dapat dan tidak seharusnya menjadi solusi untuk semua masalah dan kekurangan. Harus akuntabel dan efisien dalam melaksanakan kewajiban konstitusional dan perundang-undangan. Saya menuntut setiap orang bertanggung jawab atas peran masing-masing, sehingga semua individu dapat bersama-sama berkontribusi untuk pembangunan secara keseluruhan di Montenegro,” katanya  lagi seperti disampaikan dalam pidato pelantikannya.
Sebagai wakil presiden dari Partai Demokrat Sosialis (DPS), beberapa pengamat berpandangan bahwa dia merupakan politikus demokratis resmi sosial tentang kebijakan ekonomi agak liberal. Pada profil Facebook-nya, dia mengutip perkataan ekonom terkenal Austria, Friedrich Hayek. Selanjutnya, dia mencita-citakan untuk dapat melihat salah satu politisi yang lebih dari kanan ketika berangkat dari sisi kiri. Selain Tony Blair (Perdana Menteri Inggris periode 2 Mei 1997–27 Juni 2007), Lukšić juga menyebut Perdana Menteri Inggris David Cameron yang kini sedang menjabat sebagai politisi kontemporer yang dihormati. Ia juga “menyukai” David Cameron di Facebook [24] dan Margaret Thatcher (Perdana Menteri Inggris periode 4 Mei 1979–28 November 1990) yang dijuluki “Iron Lady” dan Winston Churchill (Perdana Menteri Inggris periode 10 Mei 1940–26 Juli 1945 dan 26 Oktober 1951–7 April 1955) sebagai model sejarah politiknya. Preferensi pribadinya berpengaruh secara kuat dari tokoh ekonomi “neoliberal”, Profesor Veselin Vukotic di Universitas Donja Gorica (Montenegro). Selain dirinya, Profesor Vukotic juga guru dari Milo Đukanović dan menjadi seorang tokoh penting dalam penyusunan sejumlah program privatisasi di Montenegro.
Igor Lukšić juga dosen ekonomi di Universitas Donja Gorica. Pada saat yang sama, Lukšić menyampaikan pesan dengan lebih “patriotik” dari sebagian besar anggota DPS, sehingga cukup menunjukkan sikap yang lebih teknokratis dalam berpolitik. Berbeda dengan pendahulunya. Lukšić terus menekankan bahwa ia berbicara dalam bahasa Montenegro dan kebijakannya berusaha mewakili kepentingan “bangsa Montenegro”.
Salah satu prioritas utama pemerintahannya adalah untuk mencapai keanggotaan Montenegro di Uni Eropa secepat mungkin. Kabinet dibentuk dan diumumkan tepat setelah mencapai kepastian sang calon dan diharapkan dapat mempercepat proses integrasi serta melaksanakan reformasi yang tetap dibutuhkan untuk mendapatkan waktu awal negosiasi. Setelah membentuk pemerintahan, Igor Lukšić memutuskan menggabungkan Departemen Integrasi Eropa dengan Departemen Luar Negeri dan Milan Rocen ditunjuk sebagai menteri, sehingga diharapkan “dapat terus berkomunikasi dengan Brussel serta dengan departemen lain dalam pemerintah dan entitas sosial lainnya.”
Secara pribadi, Perdana Menteri menjanjikan mengkoordinasikan semua kegiatan untuk tujuan menerapkan reformasi yang diperlukan Uni Eropa. Titik fokus lainnya adalah kerjasama internasional mengenai isu-isu keamanan kabinet yang dikhususkan untuk keanggotaan NATO (North Atlantic Treaty Organization atau OTAN: Organisation du traité de l’Atlantique Nord) bagi negara dan mempertahankan kehadiran Montenegro dalam misi penjaga perdamaian internasional, khususnya dalam misi Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF: International Security Assistance Force) di Afghanistan, operasi Uni Eropa di perairan lepas pantai Somalia serta di Misi Perserikatan Bangsa-bangsa di Liberia. Montenegro yang mendapat girikan kedua dari Rencana Aksi Keanggotaan NATO. Pada 21 Juli 2011, Pemerintah Montenegro mengakui Dewan Transisi Nasional (NTC: National Transitional Council) Libya. Sebagai negara kandidat, Montenegro juga menandatangani pernyataan mengutuk kekerasan di Suriah pada 18 Agustus 2011.
Selama 100 hari pertama kabinet, ia mengadakan pertemuan dengan sejumlah wakil dari berbagai kelompok yang berbeda dalam masyarakat Montenegro, termasuk partai-partai oposisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan berbagai kelompok minoritas dan perwakilan gereja. Pendekatan tersebut cukup mendapatkan sambutan positif. Sejumlah LSM menyebut dekriminalisasi pencemaran nama baik yang berlangsung pada Juni 2011 di bawah pemerintahannya dianggap sebagai suatu ukuran untuk meningkatkan kebebasan pers di Montenegro.
Pengamat internasional berpendapat bahwa bagian kebijakan dalam negeri yang dianggap penting seperti perjuangan melawan korupsi dan kejahatan terorganisir. Persoalan kriminalitas dianggap sebagai penghalang bagi Montenegro menuju keanggotaan Uni Eropa. Perdana Menteri memperkuat kekuasaan Komisi Nasional untuk menangani masalah korupsi. Berhenti berbelanja (stop shopping) disebarluaskan ke kantor-kantor kabinet untuk memotong birokrasi dan meminimalkan kesempatan penyuapan serta perangkap hukum diperbarui seperti yang direkomendasikan GRECO dan Komisi Eropa. Perdana Menteri Lukšić menekankan bahwa setiap warga sama di hadapan hukum dan terus dikatakan bahwa ia percaya tidak ada anggota pemerintah sebelumnya atau yang sedang menjabat dapat bebas pergi sebelum disidik kejaksaan jika tersangkut masalah hukum.
Sementara, para pengamat mengharapkan bahwa masalah dugaan korupsi pendahulunya segera dituntaskan. Pemberantasan melawan korupsi dan kejahatan terorganisir lain cukup mendapatkan momentum sejak Lukšić menjabat. Penangkapan walikota Budva dan orang-orang terdekatnya seperti saudara mantan Wakil Perdana Menteri Marovic merupakan kasus pertama politikus tingkat tinggi menghadapi tuduhan korupsi di Montenegro. Untuk menangani kejahatan terorganisir, pemerintah menjalin kerja sama dengan sejumlah besar negara lain guna menghadapi perdagangan narkoba, pencucian uang (money laundering), dan perdagangan manusia (human trafficking) di wilayah negara tersebut.
Beberapa minggu sebelum pelantikan Igor Lukšić, Montenegro mengalami bencana banjir terburuk dalam sejarah modern. Upaya pembangunan kembali diperoleh dengan dana bantuan banjir dari sembilan negara NATO dan Rusia. Kampanye penggalangan dana secara online pertama dilakukan di Montenegro dan juga dipromosikan di halaman Facebook Perdana Menteri Igor Lukšić. Pada tahun 2011, pemerintah Montenegro melakukan sensus resmi pertama sejak meraih kemerdekaan pada tahun 2006. Sensus memicu kekacauan politik dan partai oposisi menyatakan bahwa tekanan politik sedang diterapkan bagi warga negara dalam rangka menyesuaikan hasil sensus mengenai tokoh etnis dari jumlah populasi penduduk. Tetapi, sensus tidak menunjukkan gejolap apapun dan hasilnya tidak menunjukkan ada pergeseran secara signifikan, sehingga tidak menimbulkan penyelewengan data. Pada Juli 2011, Lukšić menyelenggarakan sebuah acara untuk menghormati keluarga kerajaan Montenegro, House of Petrović-Njegoš di Cetinje. Acara tersebut dirayakan dengan mengadopsi Undang-undang Keluarga Kerajaan yang diprakarsai kabinetnya guna mengatur status keturunan dari House of Petrovic. Pangeran Nikola II Petrović-Njegoš menyambut baik penerapan hukum, karena memungkinkan Keluarga Kerajaan berpartisipasi dalam proses Eropa untuk Montenegro.
Salah satu reformasi hukum terbesar dari kabinetnya adalah agar memasukkan harmonisasi gerak ke dalam Undang-undang Pemilu sesuai konstitusi baru yang diadopsi pada tahun 2007. Tetapi, hal itu memerlukan mayoritas dua pertiga suara majelis nasional yang tidak dimiliki oleh koalisi penguasa. Partai-partai oposisi menuntut pemerintah agar bahasa Serbia dijasikan bahasa resmi kedua negara di Montenegro dan dimasukkan dalam kurikulum di sekolah-sekolah. Perbedaan ini tajam dibandingkan konflik politik, karena mencerminkan perbedaan identitas antara yang pro-Serbia dan pro-kemerdekaan dalam masyarakat Montenegro. Perdana Menteri Lukšić sempat menyebutkan kemungkinan diadakan pemilihan umum dini untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Tetapi, secara luas, langkah itu dipandang sebagai taktik oleh masyarakat Montenegro. Sebuah kompromi akhirnya tercapai bahwa ketika partai-partai menyepakati bentuk pelajaran yang diajarkan di sekolah-sekolah dengan “Sastra dan Bahasa Montenegro-Serbia, Bosnia, dan Kroasia”.
Setelah pelantikannya, Perdana Menteri Igor Lukšić mengatakan bahwa kabinetnya “menekankan secara khusus pertumbuhan di sektor energi, pariwisata dan transportasi serta perhatian khusus pada pembangunan di bagian utara Montenegro” dan “melanjutkan promosi efisiensi energi agar lebih mengandalkan pada sumber daya energi.” Tugas pertamanya adalah agar ekonomi kembali ke posisi tidak krisis. Perdana Menteri menyatakan bahwa perekonomian memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang dari 5% per tahun, dan stagnasi telah ditinggalkan, sebagai pertumbuhan diperkirakan berkisar 2,5% pada tahun 2011. Perdana Menteri berkomitmen untuk disiplin fiskal dan menyatakan bahwa defisit akan berubah menjadi surplus primer pada awal 2013 dan utang publik mencapai puncaknya pada tahun 2011 untuk 41% dari PDB. Menurut data pertama tahun 2011, FDI telah kembali. Isu Eurobond kedua dilakukan pada tingkat suku bunga setengah persentase poin lebih rendah dari yang sebelumnya, menunjukkan bahwa investor memiliki keyakinan yang kuat tentang keuangan Montenegro.
Para penentang mengatakan bahwa Perdana Menteri, Menteri Keuangan, dan Wakil Perdana Menteri telah memainkan peran penting dalam isu-isu kontroversial di sekitar Prva Banka yang sebagian dimiliki keluarga Djukanovic. Lukšić membuka dihadapkan gubernur bank sentral, Ljubisa Krgovic dan membuat kebijakan. Pandangan yang berbeda juga ditayangkan terkait dengan cara menyelesaikan bank yang bermasalah. Parlemen memotong mandat Krgovic lebih cepat dan digantikan pada bulan Oktober 2010. Lukšić juga mendukung keputusan pemerintah untuk menyetujui rencana 44 juta Euro bailout untuk Prva banka Crne Gore (Bank Montenegro) dari anggaran negara.
Selama masa jabatan Perdana Menteri Milo Djukanovic tidak ada pertemuan tingkat tinggi diplomatik antara Jerman dan Montenegro. Perjalanan diplomatik pertama Igor Lukšić ke Jerman atas undangan Kanselir Angela Merkel. Beberapa bulan kemudian, Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle (Wakil Kanselir Jerman periode 28 Oktober 2009–16 Mei 2011) memimpin diplomasi dengan mengunjungi Perdana Menteri Igor Lukšić di Podgorica selama tur di Balkan. (wkd/Epaphroditus Ph. M.)
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!